Blocked Sort-Based Indexing Algorithm

Langkah-langkah dasar dalam membangun sebuah non-positional index antara lain sebagai berikut. Pertama, kita membuat sebuah pass melewati document collection dengan membangun semua pasangan term-docID. Kemudian pasangan-pasangan tersebut diurutkan dengan term sebagai key yang dominan dan docID sebagai secondary key. Terakhir, docID untuk setiap term diatur ke dalam sebuah daftar postings dan dilakukan perhitungan statistik term dan document frequency. Untuk document collection yang ukurannya kecil, langkah-langkah tadi bisa dilakukan di memori. Pada pembahasan ini akan dijelaskan metode-metode untuk document collection berukuran besar yang membutuhkan penggunaan secondary storage.

Untuk membuat pembangunan index lebih efisien, term direpresentasikan sebagai termID yang mana masing-masing termID adalah sebuah nomor seri yang unik. Pemetaan dari term ke termID bisa dibangun secara on the fly sementara dilakukan pemrosesan terhadap document collection, dalam sebuah pendekatan pemrosesan dengan 2 kali pass, dimana pada pass pertama dikompilasi vocabulary-nya dan kemudian pada pass kedua dibangun inverted index. Algoritma pembangunan index yang akan dibahas pada tugas ini semua melakukan single pass pada data.

Continue reading

Syngonium podophyllum dalam Botol Bir

Syngonium podophyllum, format penulisan nama ilmiahnyanya sudah sesuai binomial nomenklatur kan?? hehe.. Nama genus berawalan huruf kapital, nama spesies berawalan huruf kecil, nama ilmiah dicetak miring atau digarisbawah.

Syngonium podophyllum, ya itu adalah nama ilmiah taneman yang sedang berada di dalam botol bir Calsberg pada foto di atas, yang di dalem botol itu air lho, bukan bir. Continue reading

Cita-cita Setelah Lulus Kuliah

Biar gak lupa dan sapa tau bisa jadi motivasi untuk segera berbuat biar bisa cepet lulus kuliah, karena hidup adalah perbuatan, halah.., maka berikut ini adalah beberapa hal yang saya cita-citakan setelah lulus kuliah nanti :

  1. Kerja, dimana aja, jadi apa aja, gak sesuai bidang ke-teknik-informatika-an juga gak papa, yang penting kerjaan saya ntar gak perlu berurusan sama Polisi, KPK, Kejaksaan, Pengadilan dan Penjara (maksudnya kerjaan yang gak kriminal gituh).
  2. Punya Tanah, pengennya punya tanah di desa di Bali, buat investasi masa depan critanya. Ntar tanahnya tu mau saya bikin jadi tempat bertani/berkebun, pertanian/perkebunan terpadu/modern. Ntar kalo hasilnya banyak bakal dijual secara online via internet. Kenapa bertani? Tanpa Pertanian kita gak bisa hidup cuy.
  3. Punya Kafé, eits.. jangan disalahartikan sama makna kafé yang sekarang lagi ngetren di Bali ya. Kafé yang saya pengenin adalah kafé yang jual makanan ringan aja, kaya roti bakar, juice buah-buahan, trus tersedia free hotspot setiap pembelian 1 item menu. Kalo bisa di kafé ini ntar juga sekaligus jadi kantor perusahaan saya (cita-cita nomor 4), jadi kalo ada klien yang mau meeting bisa langsung di kafénya aja.
  4. Punya Perusahaan Pribadi, pengennya punya perusahaan yang bergerak di bidang web development atau konsultan IT. Idealnya sih saya pengen punya perusahaan yang memadukan antara pertanian, kuliner (kafé), IT dan musik, bisa gak ya, hehe.. namanya juga cita-cita.

Yups, segitu aja cita-cita saya. Cukup realistiskah? Yang pasti untuk mencapainya mulai sekarang saya harus semangat!!! Semangat untuk nyari topik buat Tugas Akhir, biar cepet lulus, semangat!!!

Chris+Scott+Andy=The Living End

the living end
keterangan gambar :
kiri-kanan : andy, chris, scott
gambar dipinjem dari purevolume™

The Living End, band yang saya sukai sejak saya kuliah semester 1 (sekarang udah semester 7 cuy). 3snu adalah orang yang bertanggung jawab meracuni saya dengan musik rockabilly a la The Living End.

Hmmm.. sesuai judul di atas, di tulisan ini saya mau sedikit nulis tentang personil The Living End. Cuma nerjemahin dari official webnya sih :) , silakan dibaca kalo berminat.

———————————————–»

Christopher John Cheney – vocals, guitar

Tanggal lahir : 2 Januari (Capricorn)

Asal : Melbourne, Australia

Pendidikan terakhir : VCE at Wheeler’s Hill Secondary College

Pekerjaan sebelum di TLE : child care worker (penjaga anak?), store man di supermarket

Pertama kali main gitar : umur 6 tahun

Yang ngajarin gitar : John Cupit (sampe masa2 awal SMA), belajar jazz di Box Hill Tafe sama Mario Latvada (1994 – 1995)

Instrumen selain gitar : bass, drum, sedikit banjo

Lagu terbaik TLE  : Nothing Lasts Forever (State of Emergency)

Lagu terburuk TLE  : (kayanya gak ada)

Album terbaik TLE : State of Emergency

Show terbaik TLE : Enmore theatre (From Here On In Tour)

Kendaraan : mobil dengan 4 roda

Pemalu / supel : tergantung lagi ngomong sama siapa

Kebiasaan buruk : gigitin kuku

Hobbi : nonton TV, menggambar, minum bir

Favorites :

  • Makanan : makanan Itali
  • Minuman : bir, jus buah, coke, berroca
  • Band : Hard Fi, The Beatles, Brian Setzer Orchestra, ACDC, The Police, The Jam, de el el
  • Acara TV : berita, The Simpsons, Batman th 60an, Looney Tunes
  • Warna : merah dan hitam
  • Film : To Kill a Mockingbird
  • Buku : A Prisoner in The Garden – Nelson Mandela
  • Binatang : Moo the rabbit

Punya gitar berapa : lebih dari 12

Jadi apa kalo gak di TLE : berharap punya band atau kerjaan gampang seperti nulis kuisioner

Yang disiapin sebelum show : turn up

Jika kamu bisa ada dimana saja di seluruh dunia, dimanakah itu : Melbourne (home sweet home)

Jika kamu bisa makan malam bersama 5 orang di seluruh dunia, siapa saja mereka : John, Paul, George, Ringo, dan Matt Groening

Moment yang paling memorable dalam hidupmu : kelahiran anak perempuan saya

———————————————–»

Scott Bradley Owen – double bass, back. vocals

Tanggal lahir : 14 Februari (Aquarius)

Asal : Melbourne, Australia

Pendidikan terakhir : VCE at Wheeler’s Hill Secondary College

Pekerjaan sebelum di TLE : Fresh and Chip shop

Pertama kali main bass : umur 17 tahun

Yang ngajarin bass : belajar sendiri

Instrumen selain bass : piano, sedikit gitar dan drum

Lagu terbaik TLE  : Second Solution

Lagu terburuk TLE  : (kayanya gak ada)

Album terbaik TLE : State of Emergency

Show terbaik TLE : Cooge Bay Hotel, 2003

Kendaraan : mobil

Pemalu / supel : supel

Kebiasaan buruk : merokok

Hobbi : surfing

Favorites :

  • Makanan : freshly shucked Tasmanian Oysters
  • Minuman : VB dan kopi
  • Band : Elvis Costello and the Attractions, The Stray Cats, The Clash, Reverend Horton Heat, Midnight Oil, Green Day, The Beatles, Supergrass, Manic Street Peachers, Joe Jackson, AC/DC, The Sharp
  • Acara TV : The Office, Huey’s Cooking Adventures
  • Warna : biru
  • Film : Blue Brothers, The Castle, Grief
  • Buku : Ben Elton
  • Binatang : anjing piaraan Ayah dan Ibu : Sally

Punya bass berapa : 5 upright, 2 horizontal

Jadi apa kalo gak di TLE : Pastry Chef

Yang disiapin sebelum show : minum, pemanasan jari dan suara

Jika kamu bisa ada dimana saja di seluruh dunia, dimanakah itu : rumah

Jika kamu bisa makan malam bersama 5 orang di seluruh dunia, siapa saja mereka : John, Paul, George, Ringo, Elvis

Moment yang paling memorable dalam hidupmu : kelahiran anak laki-laki saya

———————————————–»

Andrew Douglas Strachan – drums

Tanggal lahir : 20 Agustus (Leo)

Asal : Adelaide, Australia

Pendidikan terakhir : Aberfoyle Park High School – Adelaide,  3 tahun Natural Therapies

Pekerjaan sebelum di TLE :kerja di restoran

Pertama kali main drum : umur 12 tahun

Yang ngajarin drum : belajar sendiri, sedikit pelajaran di sana sini oleh Andy Griffiths dan Peter Matzic

Instrumen selain drum : gak banyak! pertama kali belajar viola, cuma bertahan 2 minggu

Lagu terbaik TLE  : Wake Up

Lagu terburuk TLE  : ada yang jelek gituh??

Album terbaik TLE : State of Emergency

Show terbaik TLE : The Barton theatre (From Here On In Tour)

Kendaraan : mobil

Pemalu / supel : tergantung lagi ngobrol sama siapa…. biasanya supel

Kebiasaan buruk : gigitin kuku, ketiduran

Hobbi : surfing, masak, kopi

Favorites :

  • Makanan : makanan Jepang, Itali, ayam parma
  • Minuman : kopi, coke, bir
  • Band : QOTSA, Hoodoo gurus, The Police, U2, Madness, Maxeen, The Stranglers
  • Acara TV : Frasier, Desperate House Wives, Last man standing
  • Warna : hitam, merah
  • Film : Roadhouse, The Shawshank Redemption, Shine
  • Buku : yang banyak gambarnya
  • Binatang : anjing besar berbulu wool, namanya Jaya

Punya drum berapa set : 5

Jadi apa kalo gak di TLE : berharap jadi anggota TLE

Yang disiapin sebelum show : pelemasan, latihan, banyak jalan-jalan

Jika kamu bisa ada dimana saja di seluruh dunia, dimanakah itu : di sebuah pantai yang ombaknya gede dan airnya hangat… dan bir dingin

Jika kamu bisa makan malam bersama 5 orang di seluruh dunia, siapa saja mereka : Dave Grohl, Sandra Sully, Occy, Glenn Robbins, dan anjing saya yang dulu : Mitsy

Moment yang paling memorable dalam hidupmu : waktu pertama kali ke Jepang

———————————————–»

Source :

Foto2 Liburan Semester 6

Mmm… Album Foto udah ditambahin 1 album lagi nih.. ditambahin beberapa foto hasil jepretan selama liburan semester 6 kemaren…Gak liburan sih, liburan sambil KP (Kerja Praktek). Kebetulan foto2nya saya ambil sendiri, hehe, makanya fotonya cupu2… Foto2nya diambil make kamera Olympus punya kakak saya yang ditinggal ke Singapore, dan sekarang kameranya saya bawa ke Bandung :) . Berikut ini saya tampilin 1 foto yang saya ambil waktu jalan-jalan ke Pesta Kesenian Bali di Taman Budaya (Art Center) Denpasar. Untuk foto2 yang lain silakan langsung menuju albumnya.

rangda @ PKB

Capek Juga Ya Naek Motor ke Bogor…

Yep.. first time naek motor jarak jauh.. langsung ke Bogor euy..

junes, aris (gak ikut), wisnu, dwita, siap berangkat!!

Perjalanan yang rencananya start jam 10 pagi, akhirnya jadi jam 11 karena dwita harus ngumpul tugas dan kami lupa membackup foto-foto di kameranya pari. Walopun telat, yang penting semangat, gak dikejar waktu kan. Setelah semua siap, doa bersama, berangkat!!!

Sempat istirahat sebentar di Puncak, jam 4 sore kami sampe di Bogor.. makan sebentar sambil nunggu guide (warta dan deksu–temen SMA-nya dwita), trus langsung menuju tempat tujuan, Pura Giri Kusuma dan Parhyangan Agung Jagatkartha (Pura Gunung Salak). Oya, abis sembahyang di Pura Giri Kusuma kami sempet dijamu di rumah temen (her name is Ayu, duh jadi gak enak :>) . Thanks banget Yu, maap ngerepotin.

Banyak hal baru yang saya dapet dari perjalanan ke Bogor, ngliat pemandangan Puncak yang keren, salah pake jaket (jaket ukm kalo dipake naek motor tetep dingin euy, apalagi kalo lewat Puncak), makan ikan bakar di blakang Pangrango Plaza yang satu porsinya 22 ribu (nyesel!! secara duit kami pas2an, 22 ribu tu bisa buat makan 4 kali!!), dapet makan gratis 3 kali (penyesalan 22 ribu terobati), dan banyak lagi yang lainnya.

Dua hari satu malam rasanya gak cukup buat jalan2 di Bogor, kapan2 kalo ada waktu ke Bogor lagi ah.. ada yang mau ikut??

ucapan terima kasih :

  • wisnu dan dwita (makasi udah nemenin ke bogor, kapan2 kita harus ke bogor lagi!!, hehe)
  • arik (makasi motornya, kalo aku ke bogor lagi, aku pinjem motor lagi, hehe)
  • waskita (tengkiu helm’e bro)
  • ayu (maap ngerepotin, sukses UAS-nya)
  • warta dan deksu (makasi sudah jadi penunjuk jalan yg sabar)
  • pari (for the camera)

oya, foto-foto perjalanan kami bisa diliat di madejunes.net/album-foto/, most of the pictures are taken by dwita..