Bersyukur Bisa Hidup (di Bali?)

Bisa hidup di mana saja harusnya selalu bersyukur sih, bukan karena hidup di Bali saja. Jaen idup di Bali? Ada jaen ada sing-ne, sama lah kayak hidup di mana pun.

Tapi saya sekarang pengen nulis bahwa saya bersyukur hidup di Bali, bersyukur bisa menjalankan tradisi hidup di Bali.

Galungan baru saja lewat. Kalo dipikir-pikir jadi orang Bali (Hindu) setiap 210 hari sekali kita (kita?) harus keluar duit lebih buat Galungan (dan Kuningan, dan hari rainan lainnya :D). Berat? Memang ada beratnya apalagi kalo pengeluaran bulanan sudah mepet-mepet ditambah lagi untuk Galungan.

Namun jika saya sadari dan pahami lebih dalam sedikit, saya sangat bersyukur bisa menjalankan Galungan. Artinya walaupun pengeluaran bulanan mepet, masih bisa lho me-Galungan. Syukur. Syukur pun bahwa di keluarga saya semua ikut aktif mempersiapkan Galungan, jadi nggak berat sendiri lah. Nggak berat, harus disyukuri.

Hal lainnya, menjadi orang Bali dan menjalankan tradisi Bali, salah satunya Galungan, membuat saya (kita?) harus membeli buah lebih untuk banten, yang akhirnya buah-buah itu juga akan saya (kita?) makan juga untuk kesehatan.

Penyekeban was so last decade.

A photo posted by @madejun on

Belakangan istri lagi rajin-rajinnya setiap pagi bikin jus buah. Setiap beberapa hari harus beli buah buat dibikin jus. Nah, dengan merayakan Galungan (dan rainan lainnya) kami jadi surplus buah kan, lumayan juga bisa surplus jus.

A photo posted by @madejun on

Bersyukur bisa hidup di Bali. Bersyukur bisa beli buah untuk banten yang akhirnya untuk dimakan dan dibuat jus. Bersyukur bisa sehat. Terima kasih.

Legong Dancer Shines On – tee | only Rp 60k

Masih ingat post saya yg ini? *belagak blog ini banyak yg baca*
Hasil olahan gambar tersebut saya cetak dalam kaos, dengan kain berbahan katun, sablon berbahan  rubber. Berikut adalah beberapa foto yg menunjukkan kaos tersebut.

kaos penari legong bali tampak dekat
tampilan kaos jarak dekat
kaos penari legong bali tampak lebih dekat
tampilan kaos jarak lebih dekat

Tertarik memilikinya? Silakan email saya via halaman Kontak, atau email ke made.junes@gmail.com atau order@gmail.com.

Kaos ini tersedia dalam ukuran Male S – M – L – XL dalam stok sangat terbatas. Kaos ini masih tersisa ukuran L (unisex) hanya 3 pcs dan XL 1 pcs.

Oya, harganya Rp 60.000. Gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia, dan tentu saja bisa COD atau bayar di tempat.

Gita Mrdangga Yowana Dewata

hmm… kaya nama Sekehe Teruna ya, hehe

Kata-kata dalam bahasa Sanskerta dalam judul tulisan ini adalah kata-kata yang saya usulkan untuk menjadi tema Dies Natalis XVII Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kesenian Bali Widyacana Murti Institut Teknologi Telkom yang akan diadakan pada… masih belum tahu, saya kan bukan panitianya, hehe, sekitar semester depan kayanya. Kenapa make bahasa Sanskerta? Hmm.. terinspirasi dari tema-tema Pesta Kesenian Bali yang biasanya make bahasa Sanskerta (atau bahasa Bali kuno? ya gitu dah pokoknya), lagian selama saya kuliah tema Dies UKM Bali pake bahasa Inggris terus.

Trus, apa sih makna dibalik Gita Mrdangga Yowana Dewata? Continue reading Gita Mrdangga Yowana Dewata