Bukan, ini bukan suatu slogan, motto, atau semboyan!
Ini adalah kritik, kritik untuk siapa saja yang mau menerima ini sebagai kritik!

Suatu malam, M, seorang pemuda duapuluhtahunan, memandangi aliran perubahan terkini pada suatu situs jejaring pertemanan, dan kemudian melihat temannya membagi suatu kalimat. M merasa sedikit not feel fine melihat kalimat tersebut, tidak pantas ada di ruang publik menurutnya. Kemudian M mencoba mengingatkan temannya tersebut dengan memberikan kalimat tambahan, komentar.
Beberapa saat berlalu, teman M tadi membalas kalimat M, “i do whatever i want, none of your bussiness, clean ur mind maybe“, kira-kira begitu. M kecewa, menurutnya masih ada batasan antara ruang publik dan ruang privat. Tidak semua hal, tidak semua kalimat bisa ditumpahkan di ruang publik, menurut M.
Tampaknya M tidak menyadari bahwa semangat yang ada sekarang adalah “Do Whatever We Want, Shout Whatever We Want, Wherever, Whenever, Gak Usah Risaukan Orang Lain!”. M konservatif, menganggap hidup masih harus dengan norma-norma, sopan santun, tahu tempat, tahu waktu. Tampaknya M harus menyesuaikan dirinya, karena anggota dewan pilihan rakyat pun biasa berkata kasar di ruang publik, tanpa harus mawas dengan batasan-batasan.
Semua sudah berubah M, masih mau memegang prinsip?
~~~~~~~~~~~~~~~~***************~~~~~~~~~~~~~~~~
Gambar di atas diambil tanpa izin dari koleksi foto milik James C. C.
Tetap saja perlu etika dimana-mana. Sesuai situasi dan kondisinya. Jika tidak demikian, mana perlu sampai repot-repot menelurkan peraturan/undang-undang terkait konten Web.
waduh, tak bales apa ya komennya? tulisan ngawur ini bli, jangan dianggap serius :victory: