Hiburan Ringan Sebelum Tidur Semalem

Semalem, sebelum memutuskan untuk memejamkan mata untuk kemudian tidur, saya sempat memindahkan kanal televisi ke salah satu kanal televisi swasta (okay, it’s RCTI), dan saat itu ternyata sedang ada acara musik yang nampilin Letto. Letto, sebuah band yang cukup keren buat saya, walopun saya gak mengkoleksi karya mereka, saya suka tampilan live mereka, walopun lagi saya cuma pernah nonton live mereka di televisi.

gambar dipinjem dari website Letto : www.lettolink.com

gambar dipinjem dari website Letto : www.lettolink.com

Kebetulan acara musik tadi sudah pada penghujungnya, dan saya pun hanya dapet menikmati 2 lagu mereka. Lagu terakhir yang mereka bawakan yang kalo gak salah judulnya “Sampai Nanti, Sampai Mati” dari album mereka “Truth, Cry, & Lie” (kalo gak salah lagi nih, hehe). Saya suka banget aransemen lagu ini semalem, aransemen dengan gitar berefek suara sitar, mengingatkan saya pada lagu Govinda milik Kula Shaker. Pada lagu terakhir ini, Noe, sang vokalis Letto, mengajak 3 vokalis untuk bernyanyi bersama, mereka adalah Candil (yang baru saja sign off dari Seurieus), Duta “Sheila on 7″, dan vokalis band gak penting (no offense yak buat yang suka band gak penting ini, saya gak suka sih, hehe).

Lagu “Sampai Nanti, Sampai Mati” yang emang aslinya bagus, ditambah aransemen versi sitar jadi makin bagus dan enerjik, ditambah Duta dan Candil jadi makin bagus dan variatif (walopun kang Candil pake acara lupa lirik segala xp), tapi sayangnya gara-gara ada vokalis band gak penting tadi mata saya jadi sedikit terganggu, jadi dianggap gak ada aja deh si vokalis band gak penting itu (sekali lagi maap buat yang suka band gak penting ini v^_^). Ada yang mau ngundang Letto buat manggung di ITTelkom? Saya pasti beli deh tiketnya asal jangan kemahalan :) .

Saya atau Google yang Belum Paham Bahasa Indonesia?

Beberapa minggu belakangan ini saya sering banget memanfaatkan fitur penerjemah bahasa milik Google (Google Translate) buat nerjemahin materi kuliah, yang kebanyakan berbahasa Inggris, dan nerjemahin paper, jurnal, dan referensi lain yang berhubungan dengan Tugas Akhir. Fitur baru Google (yang masih Beta) ini cukup membantu saya yang ber-skill English pas-pasan ini buat nerjemahin teks yang panjang-panjang dan kalo diterjemahin secara manual (pake otak) bisa bikin bingung diri sendiri :) , walopun hasil terjemahan Google juga gak perfect-perfect banget. Nah, ditengah kesibukan nerjemahin dengan bantuan Google Translate tadi, saya iseng-iseng pengen ngeliat gimana sih kalo web ini yang diterjemahin ke bahasa Inggris dengan Google Translate (kaya webnya Pak Yanuar — dosen di kampus). Dan beginilah hasilnya saudara-saudara :

screenshot blog ini dalam bahasa Inggris

screenshot blog ini dalam bahasa Inggris

Beberapa kalimat tampak bisa dimengerti dan beberapa lainnya tampak kacau balau. Saya sempet ketawa sendiri ngeliat versi bahasa Inggris blog saya ini :D . Aneh-aneh banget jadinya, khususnya pada kalimat-kalimat yang memakai bahasa Indonesia dengan seenak udel saya (yang gak sesuai EYD).  Jadi, apakah ini disebabkan oleh saya sendiri yang gak bisa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar (sehingga membuat Google kacau nerjemahinnya), atau si Google Translate yang belum bisa menerjemahkan bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dengan baik dan benar?

The “Dadadam” Song by Endank Soekamti

gambar dipinjem dari Friendster-nya Endank Soekamti

Endank Soekamti bikin lagu baru buat album terbaru mereka, judulnya “Dadadam”. Kidding! Bener mereka udah bikin lagu buat album terbaru mereka tapi belum berjudul dan berlirik. Maka kemudian kita sebagai Kamtis Family yang jago bikin lirik ditantang bikin lirik untuk kedua lagu mereka (lagunya ada dua). Ntar yang menang bakal dapet gitar dan bass custom milik Dory dan Erik Soekamti. Mau tau lagunya kaya gimana? Silakan unduh pada dua link berikut ini.

http://www.betterflyfx.com/kamti/sayembara_soekamti1.mp3
http://www.betterflyfx.com/kamti/sayembara_soekamti2.mp3

Berita bahagia ini didapat dari website resmi Endank Soekamti dan bisa juga diliat di Hai-Online.

Lets Rock Our Lyrics Kamtis!!!

…want to be Recycled.

Harusnya hari ini saya bahagia, karena kemarin proposal Tugas Akhir saya sudah disetujui oleh dua dosen penguji (thx to Mr. Suyanto and Mr. Cok), alasan lain saya harusnya bahagia karena hari ini adalah Purnama (?). Namun, ketika beberapa saat tadi saat saya berkeliling di dunia maya dan melihat suatu gambar, tepatnya foto, yang mungkin tidak layak untuk saya deskripsikan tentang apa foto tersebut, perasaan saya berubah 180 derajat. Fyuh… serasa ingin didaur ulang… tidur ah.. sambil dengerin Coldplay.

gambar dipinjem dari Webster Industries :[

Indonesia Masuk Guinness Book of Record Tahun 2008 Sebagai….

… penghancur hutan tercepat. I repeat, Indonesia masuk Guinness Book of Record tahun 2008 sebagai penghancur hutan tercepat. Such a shame for my beloved (?) country. Berita tidak enak ini saya peroleh dari website GreenPeace.

gambar dipinjem dari GreenPeace.org

gambar dipinjem dari GreenPeace.org

Berikut ini kutipannya :

Edisi mendatang dari Buku Rekor Dunia Guinness akan memasukkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat kehancuran hutan tercepat di antara negara-negara yang memiliki 90 persen dari sisa hutan di dunia. Indonesia menghancurkan luas hutan yang setara dengan 300 lapangan sepakbola setiap jamnya. Sebanyak 72 persen dari hutan asli Indonesia telah musnah (1) dan setengah dari yang masih ada terancam keberadaannya oleh penebangan komersil, kebakaran hutan dan pembukaan hutan untuk kebun kelapa sawit (2).

Silakan meluncur ke http://www.greenpeace.org/seasia/id/press/press-releases/indonesia-dicatat-dalam-buku-r kalo mau baca selengkapnya.