aku tak yakin ini semua hanyalah fashion…
karena ku rasa semua ini adalah kenyataan dalam dunia fantasi…
terkadang semua kuanggap hanya hiburan ringan, untuk membuat aku lupa aku luka…
sempat kukira ini pemberontakan norma, tapi saat mendengar suaramu merdu berucap
“semoga kau sembuh…”, membuatku mendekati surga
dari semua yang telah terjadi, apa yang kita percaya? ajaran moral sesaat?
berharap semua murka pudar bersama senyawa mesin
sistem kepemilikanmu membuatku takut, “rasa takut adalah seni..” kau berkata padaku
sambil bernyanyi lagu hujan dan menunggu tibanya matahari kau memandangku
dan aku pun berkarat menunggu waktu yang berhenti dan merasa bahwa kesepian ini abadi
hati pun berkata “nyanyikan lagu perang!”
hmm… aku mulai tak yakin kita dapat diselamatkan, hingga hanya tinggal kita berdua…
pada akhirnya dosa ini tak akan berhenti dan cinta kita terlupakan…
tulisan di atas dibuat saat memandangi gambar seorang malaikat dengan sayapnya dan disusun dengan maksa dari judul-judul lagu koil (www.koil.tv)
hmm ..
belum pernah ngeliat malaikat gw .. haheh
bikin aja malaikat sendiri
kata orang sahabat itu malaikat yang gak punya sayap loh…
kalo bener ato gaknya malaikat gak punya sayap, kurang tau juga.
mmmm gitu ya…
Waduh, bener2 nih die hard fans nya KOIL.. hehehhe.. sampe sempet2nya menggubah semua judul lagu mereka menjadi sebuah prosa seperti ini… Salut buat Bli Made….
belum jadi die hard fans koq… masih berstatus pendengar iseng doang.. kan lagu2 koil hanya sekedar hiburan ringan untuk membuat aku lupa aku luka, ehehehe