Band Sinetron, Is It Wrong?

Tulisan ini terinspirasi waktu tadi saya nonton tivi sambil makan mi rebus sama pari di warung mi 24jam deket kos. Kebetulan kanal yang sedang on di tivi di warung mi tsb adalah kanal X (sebut saja begitu), kanal itu lagi nyiarin iklan program-programnya yang mostly adalah sinetron. Bukan sinetronnya yang lantas menarik perhatian saya, tapi lagu pengiring (a.k.a soundtrack) sinetronnya. Yang saya tangkap, ada 3 (tiga) judul sinetron yang dilatari oleh lagu dari band Y (sebut saja begitu), yang memang sedang banyak digandrungi oleh warga masyarakat Indonesia (kayanya sih gitu), tapi sayangnya si band Y ini bukan selera saya. Dan jadilah saya eneg ngeliat iklan-iklan sinetron yang diulang-ulang di kanal X tadi.

Salahkah band Y tadi yang 3 (tiga) lagunya jadi soundtrack di 3 (tiga) sinetron? Continue reading

Crop Circle Firefox

gambar dipinjem dari lug.oregonstate.org

gambar dipinjem dari lug.oregonstate.edu

Crop Circle adalah …. baca di wikipedia aja ya, males jelasin, hehe. Yang paling menarik tentang crop circle adalah isu-isu bahwa crop circle ini dibuat oleh alien. Nah, pas saya iseng surfing, nemu gambar crop circle yang berbentuk logo web browser favorit saya, Firefox.

Hmmm… apakah ini berarti bahwa para alien juga memakai firefox sebagai web browser mereka? :D Nggak deng, crop circle firefox di atas ternyata buatan manusia bumi. Maksudnya gambar di atas dibikin pake Photoshop? Ternyata nggak, crop circle pada gambar di atas dibikin di atas ladang gandum beneran oleh para anggota Linux Users Group di Oregon State University, Amerika. Kalo pengen tau gimana cara mereka bikin, silakan meluncur ke sini : http://lug.oregonstate.edu/events/firefox/crop-circle. Selain mengungkapkan kecintaan mereka terhadap firefox dengan bikin crop circle, mereka juga mempercantik sidewalk di halaman kampus mereka dengan logo firefox dan membuat satelit balon berlogo firefox.

Waw, salut buat mereka.

Membuat Situs Social Networking Sendiri

Situs Social Networking? Gak usah dijelasin kan apa sih situs Social Networking? Dah banyak ada contohnya, Friendster, Facebook, Plurk, Myspace, dan banyak lagi. Nah, sekarang gimana kalo kita mau bikin situs social networking sendiri? Awalnya saya mikir, wah ribet! Namun, sejak saya mengenal BuddyPress, mmm kayanya gak seribet yang saya pikir sebelumnya (walopun saya sendiri belum pernah nyoba bikin). Trus BuddyPress itu apaan? BuddyPress bisa bikin kita lebih gampang bikin situs social networking?

Profile saya di testbp.org

Profile saya di testbp.org

BuddyPress adalah salah satu anggota keluarga dari WordPress, keluarga lainnya ada si bbPress, WordPress MU, Gravatar.  Err, sebelumnya Continue reading

Lighttpd Sebagai Web Server Alternatif Selain Apache

Lighttpd (diucapkan dengan “lightly”) adalah sebuah web server yang didesain aman, cepat, sesuai standar, dan fleksibel untuk dioptimasikan pada speed-critical environments. Awalnya, lighttpd ditulis oleh seorang programmer Jerman bernama Jan Kneschke (yang juga bekerja untuk MYSQL). Web server yang alamat websitenya di http://lighttpd.net/ ini ditulis dalam bahasa pemrograman C. Dapat dijalankan pada sistem operasi Linux dan sistem operasi Unix-like lainnya, serta dapat pula dijalankan pada sistem operasi Windows. Lighttpd bersifat open source dan didistribusikan dengan lisensi BSD.
Lighttpd mengklaim Continue reading

Makan Siang di RM Legoh

Koil di dapurnya RM Legoh (kayanya, hehe), dipinjem dari rmlegoh.multiply.com

Siang tadi (Minggu, 21 Desember 2008), sehabis foto bareng pengurus KMH periode 2007/2008, saya dan empat orang temen (Tut Adi, Pari, Sti, Gung De) mampir bentar ke RM (Rumah Makan) Legoh yang letaknya tepat di belakang (atau di samping ya namanya?) God Inc. Niat awalnya sih emang makan, pengen nyobain masakan akang drummer band Koil, alias kang Leon , tapi berhubung si Tut Adi pengen liat-liat baju dulu di God Inc. yaa kami ikutan liat-liat juga, padahal udah laper banget :P . Dan setelah si Tut Adi beres belanja baju (belanja jadinya, gak cuma liat-liat), kami langsung menuju RM Legoh.

Awalnya Continue reading

Invisible by the Flower

adalah nama band yg ingin saya bentuk saat ini.

Jadi gini ceritanya, kemaren abis nonton Goodnight Electric dan ngeliat aksi Henry Foundation dengan MacBook-nya, saya jadi pengen ngeband lagi, pake laptop juga, tapi kanggoin pake MoronBook saya (laptop Compaq v3000), soalnya MacBook mahal. Ntar MoronBook saya yg jadi instrumen, OS-nya pake linux, Homogenic aja pake Ubuntu Studio, ntar saya pake OpenSuse 11 aja, soalnya saya ada reponya lengkap.

Ntar, band saya ini beraliran electronic gothic with flower influence, haha.. aliran apa lagi itu. Pengennya sih perpaduan antara musiknya Koil, Kubik, Homogenic, dan mungkin sedikit Bjork. Trus flower influence-nya? Mmmm… pengennya sih vokalisnya cewek (yg cakep, hehe), dia yg jadi flower influence-nya. Trus saya megang gitar plus sampling pake MoronBook yang saya sebutin tadi.

Hmm… indahnya menghayal….

*bikin proposal TA woi, menghayal terus!*